FACTORY RESET “PERNIKAHAN”

FACTORY RESET “PERNIKAHAN”
(Kembalikan ke Setelan Pabrik)

Setiap gadget apakah itu dengan Android, iPhone atau blackberry memiliki fitur factory reset atau kembalikan ke setelan pabrik. Itu sebabnya, apabila gadget tersebut sudah mulai sulit diajak berkomunikasi, lambat, maka jalan satu-satunya adalah Factory Reset. Dengan fasilitias ini, gadget tersebut kembali ke setelan pabrik, kembali ke setelan awal. Seperti baru.

Dalam pernikahan, kadang terjadi tidak seperti yang kita harapkan. Karena kedagingan dan kondisi, bisa membuat pernikahan terancam hancur. Komunikasi suami-istri tidak bagus, bahkan saling menyakiti.

Nah, ternyata dalam pernikahan ada “Setelan Pabrik”, dan sebaiknya pasangan yang bermasalah dapat melakukan FACTORY RESET.

Apakah itu :
Efesus 5:22-33

Untuk Istri :
Ay 22 : Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan, karena suami adalah kepala isteri sama seperti Kristus adalah kepala jemaat.

Sementara untuk Suami:
ay 28 Demikian juga suami harus mengasihi isterinya sama seperti tubuhnya sendiri: Siapa yang mengasihi isterinya mengasihi dirinya sendiri.Sebab tidak pernah orang membenci tubuhnya sendiri, tetapi mengasuhnya dan merawatinya, sama seperti Kristus terhadap jemaat.

Inilah “Setelan Pabrik” yang ditetapkan pemiliknya Tuhan Yesus bagi setiap pernikahan. Ambil waktu dan berkomitmen melakukan “FACTORY RESET” secara bersama-sama.

Salam.

KETIKA GARAM tidak ASIN LAGI

Garam berfungsi untuk memberi rasa asin. Kalau Garam tidak lagi asin, maka sesungguhnya dia bukanlah GARAM lagi.

Ini berbicara fungsi, apabila tidak melakukan fungsinya, maka sebenarnya gelar, jabatan, nama atau lainnya akan gugur dengan sendirinya.

Dalam Matius 5:13, lebih kejam lagi menyebutnya : “Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.”

Sudahkah kita melakukan fungsi dari setiap gelar, jabatan, nama atau lainnya yang melekat pada diri kita ?

Mari kita sama-sama intropeksi dan belajar.

BUSY : Being Under Satan’s Yoke – berada di bawah kuk yang dipasang setan

BUSY (sibuk) = Being Under Satan’s Yoke
 
Suatu ketika para setan berkumpul mengadakan kongres setan se dunia. Pada pidato pembukaannya, sang pemimpin berkata:

“Kita ngak mungkin menjauhkan umat kristiani dari gereja. Kita tidak bisa mencegah mereka membaca Alkitab dan mengetahui kebenarannya. Kita bahkan tidak bisa mencegah mereka berhubungan dengan Sang Penyelamat. Sekali mereka memperoleh kontak dengan Jesus, maka kekuasaan kita akan hancur.”

” Biarkan saja mereka ke gereja. Begitu mereka selesai makan malam, curilah waktunya, sehingga mereka tidak punya waktu untuk membangun hubungan dengan Jesus Kristus. ”  “Inilah yang harus kalian lakukan,” kata setan.

“Jauhkan mereka dari Sang Penyelamat, dan konsentrasilah ke jaringan-jaringan vital yang mengatur hidup mereka sepanjang hari .”

“Apa yang harus kami lakukan ?” teriak setan-setan yang hadir.

“Buat mereka sibuk untuk hal-hal yang sepele dalam hidup mereka dan dapat mempengaruhi jalan pikiran mereka,” jawab Sang Pemimpin.
” Perbanyak waktu luang mereka dan sibukkan. Usahakan ibu2 rumah tangga bekerja lebih lama dan suaminya juga bekerja 6 – 7 hari seminggu, 10 – 12 jam sehari, sehingga mereka tidak sempat bersosialisasi. 
Buat mereka tidak punya waktu luang buat anak.
Begitu keluarga mereka terpecah, maka kesibukan menjadi tempat pelarian.”
“Arahkan jalan pikiran mereka sehingga tidak mendengar hati nurani lagi.
Usahakan mereka memutar kaset atau mendengarkan radio pada saat mengemudi.
Jaga agar TV, VCD Player, CD dan komputer tetap diputar terus menerus di rumah mereka dan usahakan tidak terdengar lagu-lagu rohani di setiap toko maupun restoran yang ada didunia.
Ini akan mempengaruhi pikiran mereka dan memutuskan hubungan dengan Kristus.”
“Isi ruang tamu mereka dengan majalah dan suratkabar.
Penuhi pikiran mereka dengan berita selama 24 jam.
Pasang billboard / iklan disepanjang jalan, agar terbaca pada saat berkendaraan.
Banjiri kotak suratnya dengan katalog barang, promosi barang, undian dan segala macam penawaran barang gratisan dengan janji-janji palsu.”
“Percantik semua model yang muncul di majalah – majalah dan TV, sehingga para suami merasa kecantikan lahiriah lebih penting dan merasa kecewa dengan penampilan istri sendiri.”
” Buat para istri kelelahan, sehingga tidak ada waktu romantis dengan suaminya. Jika mereka tidak bisa saling memberikan kasih sayang sebagai suami istri seperti layaknya, maka mereka akan berpaling ke orang lain alias selingkuh. Ini akan mempercepat keluarga tersebut berantakan.”
Buat mereka sakit kepala juga.
“Berikan kepada mereka Sinterklas, agar para orang tua tidak memahami & tidak sempat menerangkan arti Natal yang sebenarnya kepada anak-anaknya.
Berikan mereka telur Paskah, sehingga mereka bingung & tidak pernah berbicara tentang arti sebenarnya dari kuasa penebusan dari darah Kristus atas dosa dan maut.
Bahkan saat rekreasi, biarkan mereka bertingkah berlebihan & terjadi konflik2, sehingga begitu mereka pulang dari rekreasi, maka badan & pikiran mereka akan kecapaian. jangan Biarkan mereka pergi ke alam bebas yang bisa membuat mereka kagum atas ciptaan Tuhan.
Usahakan mereka tetap sibuk dan kirim mereka ke taman bermain, tempat berolahraga, mal, konser musik dan bioskop.
“Pokoknya bikin mereka sibuk, sibuk, sibuk terus terutama sibuk mencari & mengumpulkan uang, buat mereka terus kuatir akan hari depannya, supaya mereka menjadi sakit & melakukan ber-macam2 dosa dengan bebas & kreatif !”

“Biarkan saja mereka menghadiri kebaktian atau persekutuan doa, tapi libatkan mereka dalam gossip dan basa basi, jangan sampai pikirannya terfokus kepada Allah & hatinya terbuka untuk dibentuk ulang & menjadi berubah, tapi buat mereka menjadi orang yang munafik, pura2 rohani & sehingga mereka hanya ber-main2, cuek & tidak sadar apalagi takut sekalipun sedang berada di hadapan Allah saat itu.  Paling baik lagi, bila mereka ” diakali ” agar merasa tidak puas & kecewa oleh orang2 gereja sendiri, sehingga dengan penuh kesadaran tidak mau datang lagi ke gereja.
Kacaukan tujuan hidup mereka dengan harta benda yang menyebabkan mereka tidak punya waktu utk bersandar, berharap & meneladani kehidupan dari Jesus.
Ini akan membuat mereka bekerja dengan kekuatan sendiri mengorbankan kesehatan mereka dan keluarga hanya utk harga benda atau materi.”
Biarkan harta itu dibawanya kekuburan atau menjadi biang keributan diantara anak2nya nanti.
” Ini pasti berhasil…… ! ” “Ini pasti berhasil…..! ”

BUSY (sibuk) berarti : Being Under Satan’s Yoke [ berada di bawah kuk yang dipasang setan ]

Walaupun ini adalah sebuah rencana sederhana.

Nampaknya setan2 ini telah berhasil melaksanakan tugas mereka, sehingga byk umat kritiani di dunia ini terlihat begitu sibuk pontang panting ke sana ke mari, sehingga hanya mempunyai waktu sedikit sj dengan Tuhan dan keluarga!!!!…

Bahkan dibuat sampai tidak punya waktu untuk menceritakan tentang kuasa Tuhan yang telah menyelamatkan & merubah hidup mereka kepada orang lain.

Apakah setan telah sukses dengan rencananya kepada Anda juga ? Don’t let this happen.
Semoga hikmat dari Tuhan kita Yesus Kristus menyertaimu saat ini !

God bless…… 🙂

Sumber : Milis

Mukendi, wrested from the clutches of the devil

Kaniakilah wife first came out and said, “Let us pray.” When he made the mistake of starting the conversation before the binding of evil spirits, and mentioning the blood of Jesus, it will be much easier for them to master Mukendi. Immediately after praying, things began to happen. First, however, must be released Mukendi before rescued.

Spiritual mine was waiting for orders. Because mine was so he could not escape. Immediately after Kaniaki wife said, “In the name of Jesus,” then the mine and hung it Mukendi binding. Mukendi said, “Then I saw myself and the angels hung around me. Their feet do not touch the ground. Lucifer and his power also came melimpuhkan every activity on a nearby street. Evil spirits fill the area around us, but they can not get closer to the house and the yard was closed by Mutombu because the blood of Jesus. Their power can not win the power of Jesus. With the ongoing drama, a prophecy uttered by the wife Mukendi, “Mukendi, do not look at him only as a woman alone. You see Jesus Christ. I’ve used it to show you how shallow your strength. So I am, Jesus Christ, who should you trust to be released. ”

The following story is the true story of an African shaman, who directly binding agreement with Lucifer. Finally repent and escape from all the clutches of Satan.

Mukendi, Direbut dari Cengkeraman Iblis
Istri Kaniakilah yang pertama-tama keluar dan berkata, “Mari kita berdoa.” Bila ia melakukan kesalahan dengan memulai pembicaraannya sebelum mengikat roh-roh jahat dan menyebutkan darah Yesus, maka akan jauh lebih mudah bagi Mukendi untuk menguasai mereka. Segera setelah berdoa, hal-hal mulai terjadi. Tetapi pertama-tama, Mukendi harus dilepaskan dahulu sebelum diselamatkan.

Tambang rohaniah itu menunggu perintah. Karena tambang itulah maka ia tidak dapat melarikan diri. Segera setelah istri Kaniaki berkata, “Dalam nama Yesus,” maka tambang tersebut mengikat Mukendi dan menggantungnya. Kata Mukendi, “Kemudian aku melihat diriku sendiri digantung dan para malaikat mengelilingiku. Kaki mereka tidak menyentuh tanah. Lucifer juga datang dan kekuasaannya melimpuhkan setiap kegiatan pada jalanan yang terdekat. Roh-roh jahat mengisi daerah di sekitar kami, tetapi mereka tidak dapat mendekat ke rumah dan pekarangan Mutombu karena ditutup oleh darah Yesus. Kekuatan mereka tidak dapat memenangkan kuasa Yesus. Dengan berlangsungnya drama tersebut, sebuah nubuatan diucapkan melalui istri Mukendi, “Mukendi, jangan memandang dia hanya sebagai wanita saja. Kau melihat Yesus Kristus. Aku telah memakainya untuk menunjukkan kepadamu betapa dangkalnya kekuatanmu. Jadi Akulah, Yesus Kristus, yang harus kau percayai untuk dapat dilepaskan.”

Kisah berikut adalah kisah nyata dari seorang dukun dari Afrika, yang langsung mengikat perjanjian dengan Lucifer. Akhirnya bertobat dan lepas dari segala cengkeraman Iblis.

Silakan download di :
http://smsmanager.co.id/download/lainnya/mukendi-direbut-dari-cengkeraman-iblis.pdf

(jesri)

Sambutan Natal

Selaku ketua KMBI di Gereja kami (http://kmbi.gkps.or.id), maka mau tak mau saya harus menyampaikan kata sambutan pada waktu perayaan Natal 6 Desember 2009 yang lalu. Pusing juga mikirin apa yang akan saya sampaikan di depan limaratusan jemaat. Kayaknya lebih gampang membuat program untuk mengolah data-data seluruh jemaat itu dari pada mikirin kata sambutan (he 3x, saya programmer lho). Namun bagaimanapun juga, the show must go on, dan kata sambutan itu sudah dibuat dan sudah disampaikan. Demikian bunyinya :

Sambutan Ketua KMBI pada Ibadah Natal KMBI 6 Des 2009

Syaloom,

Kita patut bersyukur atas penyertaan Tuhan, sehingga kita bisa kembali merenungkan arti Natal yang sesungguhnya.

NATAL merupakan perayaan kelahiran Yesus Kristus. Natal ini bermakna, ketika kelahiran Yesus Kristus 2000 tahun yang lalu memiliki makna bagi hidup kita.  Kelahiran Yesus berarti :

  1. Pertobatan. Yesus Kristus datang, bukan untuk memanggil orang yang benar, tetapi memanggil orang yang berdosa supaya mereka bertobat. (Luk 5 : 32)
  2. Status Baru: Anak Allah. Yesus Kristus datang, supaya setiap orang yang menerimaNya, diberi kuasa menjadi Anak Allah (Yoh 1 : 12)
  3. Hidup Kekal. Yesus Kristus datang, untuk memberikan hidup yang kekal. (Yoh 17  : 2)
  4. Menikmati hidup saat ini. Yesus Kristus datang, agar kita mempunyai hidup, hidup di dalam segala kelimpahan. (Yoh 10 : 10)

Melalui Ibadah NATAL pagi ini, saya mengajak kita untuk merenungkan, arti dan makna kehadiran Tuhan Yesus ke dunia ini.

Bapak Ibu, Sdr/i yang dikasihi Tuhan,
Saya mewakili seluruh pengurus KMBI, mengucapkan terima kasih atas dukungan doa dan materi yang sudah diberikan kepada KMBI. Untuk kedepan, kami terus mengharapkan dukungan kita semua, supaya ibadah kita ini semakin bagus dan semakin berkenan di hadapan Tuhan. Kami mohon maaf untuk kekurangan kami dalam mempersiapkan ibadah ini setiap minggunya, ataupun kesaksian kami sebagai pengurus dan pelayan KMBI belum sesuai dengan harapan kita semua. Doakan kami untuk tetap setia dan taat untuk hidup kudus dan memenuhi panggilan pelayanan ini.

Akhirnya, atas nama pribadi,  keluarga dan Seluruh Pengurus KMBI serta Majelis Jemaat GKPS Padang Bulan, saya ucapkan Selamat Natal bagi kita semua. Syaloom.

In Christ,
St. Jesri HT Purba.

Nah, semoga anda juga dapat merenungkannya.