<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jesri Site &#187; Sermon</title>
	<atom:link href="http://jesri.purba.or.id/category/spiritual/sermon/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jesri.purba.or.id</link>
	<description>I dedicate my heart to You Lord, sincere and honest!</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Aug 2010 17:41:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
		<item>
		<title>Menjadi Orang Terkaya</title>
		<link>http://jesri.purba.or.id/spiritual/sermon/menjadi-orang-terkaya.html</link>
		<comments>http://jesri.purba.or.id/spiritual/sermon/menjadi-orang-terkaya.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2009 04:58:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jesri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sermon]]></category>
		<category><![CDATA[harta]]></category>
		<category><![CDATA[mammon]]></category>
		<category><![CDATA[melayani]]></category>
		<category><![CDATA[orang kaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jesri.purba.or.id/?p=220</guid>
		<description><![CDATA[Bacaan : MATIUS 6 : 19 &#8211; 24 Selama yang saya ketahui, belum pernah sebuah atau beberapa truk yang penuh dengan harta, bergerak mengiringi mobil jenazah yang akan dimakamkan. Segala sesuatu yang mereka kumpulkan di dunia, semua ditinggalkan.  Raja Firaun yang telah dikuburkan dengan emas dan hartanya, namun sampai saat ini tidak satupun yang dapat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bacaan : MATIUS 6 : 19 &#8211; 24</p>
<p>Selama yang saya ketahui, belum pernah sebuah atau beberapa truk yang penuh dengan harta, bergerak mengiringi mobil jenazah yang akan dimakamkan. Segala sesuatu yang mereka kumpulkan di dunia, semua ditinggalkan.  Raja Firaun yang telah dikuburkan dengan emas dan hartanya, namun sampai saat ini tidak satupun yang dapat mereka bawa. Bahkan lebih lagi, walaupun emas merupakan benda yang sangat berharga di bumi ini, namun di Surga, justru Allah menggunakannya untuk mengaspal jalan-jalan  (Wahyu 21:21).</p>
<p>Dalam Matius 6 : 19-24, Yesus tidak mengatakan bahwa memiliki harta dunia itu salah. Namun harus disadari bahwa harta benda dan kekayaan tidak memiliki nilai untuk kehidupan yang akan datang. Dalam hal ini, adalah salah apabila orang Kristen yang mencintai Tuhan Yesus, membaktikan hidup mereka untuk terus menerus mengumpulkan dan menimbun harta bagi mereka. Yesus mengatakan bahwa menimbun harta untuk diri sendirilah yang salah.  Terhadap harta duniawi, rumah kita harus sebagai gudang dan kita harus bertindak sebagai pelayan, yang selalu menyalurkan atau membaginya bagi orang yang membutuhkan.</p>
<p>Mengumpulkan harta, membawa kita dalam sebuah jebakan materialistis yang mengakibatkan kekecewaan dan kehampaan.  Kebahagiaan bukanlah materi, tetapi kebahagiaan adalah kepuasan. Dalam sebuah survei 1992 di  AS, orang-orang ditanya berapa banyak gaji yang mereka inginkan, agar mencapai apa yang mereka impikan. Orang-orang yang berpenghasilan sampai $ 25.000 per tahun menyatakan bahwa mereka memerlukan sekitar $ 54.000. Mereka yang berpendapatan  $ 100,000, mengatakan bahwa mereka dapat membeli impian bila pendapatannya mencapai $ 192.000. Angka-angka ini menunjukkan setiap orang harus memiliki dua kali pendapatannya untuk dapat menemukan kehidupan yang didambakan. <br />
Rasul Paulus dalam 1 Timotius 6:6 mengatakan : “Adalah benar bahwa melayani Allah membuat orang menjadi sangat kaya jika mereka telah merasa puas dengan yang dimilikinya (Alkitab Versi Mudah Dibaca).”  Melayani Tuhan dan mensyukuri yang kita peroleh, itulah kata kunci sebuah kebahagiaan.  Ketika kita dapat bermurah hati membantu pelayanan dan membantu orang lain dengan harta dan yang kita miliki, itulah orang kaya yang sesungguhnya. Rasa puas dan damai sejahtera lengkaplah sudah. Mau ?(JPU)</p>
<div id="st0000000001" class="st-taf"><script src="http://taf.socialtwist.com:80/taf/js/shoppr.core.js?id=0000000001"></script><img style="border:0;margin:0;padding:0;" src="http://tellafriend.socialtwist.com:80/wizard/images/tafbutton_blue16.png" onmouseout="hideHoverMap(this)" onmouseover="showHoverMap(this, '0000000001', 'http%3A%2F%2Fjesri.purba.or.id%2Fspiritual%2Fsermon%2Fmenjadi-orang-terkaya.html', 'Menjadi+Orang+Terkaya')" onclick="cw(this, {id:'0000000001',link: 'http%3A%2F%2Fjesri.purba.or.id%2Fspiritual%2Fsermon%2Fmenjadi-orang-terkaya.html', title: '+Menjadi+Orang+Terkaya+' })"/></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jesri.purba.or.id/spiritual/sermon/menjadi-orang-terkaya.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kisah NUH : Penghancuran &amp; Pembaruan (Kejadian 6:13-22)</title>
		<link>http://jesri.purba.or.id/spiritual/sermon/kisah-nuh-penghancuran-pembaruan-kejadian-613-22.html</link>
		<comments>http://jesri.purba.or.id/spiritual/sermon/kisah-nuh-penghancuran-pembaruan-kejadian-613-22.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Jun 2007 05:38:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jesri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sermon]]></category>
		<category><![CDATA[Nuh]]></category>
		<category><![CDATA[pembaruan]]></category>
		<category><![CDATA[penghancuran]]></category>
		<category><![CDATA[Spiritual]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jesri.purba.or.id/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[1. Keadaan Umat Manusia Kejadian 6:1-4. Hal yang burukkah ini? (Disebutkan bahwa Allah sangat tidak senang sehingga Ia memaklumatkan pehukuman – atau setidaknya 120 tahun percobaan bagi manusia.) 2. Allah Menyesal Baca Kejadian 6:5-7. Apa yang jadi problema utama dengan manusia? Mereka menjadi teramat jahat. “Segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata.” Kejahatan yang teramat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>1. Keadaan Umat Manusia</strong></p>
<p>Kejadian 6:1-4. Hal yang burukkah ini? (Disebutkan bahwa Allah sangat tidak senang sehingga Ia memaklumatkan pehukuman – atau setidaknya 120 tahun percobaan bagi manusia.)</p>
<p><strong>2. Allah Menyesal</strong></p>
<ol>
<li>Baca Kejadian 6:5-7. Apa yang jadi problema utama dengan manusia? Mereka menjadi teramat jahat. “Segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata.”</li>
<li>Kejahatan yang teramat besar, Allah tidak menunjuk pada tindakan tertentu – seperti membunuh – Ia menunjuk kepada pemikiran atau hati ?
<ul>
<li>Apakah setelah Air Bah, manusia lebih baik dari sebelumnya ?</li>
<li>Pemikiran dan hati yang jahat adalah warisan manusia dan tidak akan berobah, sampai kapanpun (Bandingkan dgn Kej 8:21)</li>
<li>Bagaimana hati dan pemikiran Saudara ?</li>
</ul>
</li>
<li><span id="more-3"></span>Ketika Allah sdh murka dan merencanakan kehancuran, apakah yang perlu dilakukan manusia supaya selamat ?</li>
</ol>
<blockquote><p><strong>Yer 18:7 &#8211; 10 </strong>Ada kalanya Aku berkata tentang suatu bangsa dan tentang suatu kerajaan bahwa Aku akan mencabut, merobohkan dan membinasakannya. Tetapi apabila bangsa yang terhadap siapa Aku berkata demikian telah bertobat dari kejahatannya, maka menyesallah Aku, bahwa Aku hendak menjatuhkan malapetaka yang Kurancangkan itu terhadap mereka. Ada kalanya Aku berkata tentang suatu bangsa dan tentang suatu kerajaan bahwa Aku akan membangun dan menanam mereka. Tetapi apabila mereka melakukan apa yang jahat di depan mata-Ku dan tidak mendengarkan suara-Ku, maka menyesallah Aku, bahwa Aku hendak mendatangkan keberuntungan yang Kujanjikan itu kepada mereka. Bandingkan dgn Khotbah Yunus 3 : 1 &#8211; 10<strong><br />
</strong><strong></strong></p></blockquote>
<div><strong></strong> </div>
<div><strong>3. Nuh</strong></div>
<ol>
<li>Hal apakah dari Nuh yang Allah sukai? <em>Kejadian 6:8-10.</em>  Ia hidup bergaul dengan Allah [Alkitab King James Version menggunakan kata “walked” – berjalan].  Menurut saudara, apakah artinya “berjalan” dengan Allah? (Arah hidup Nuh sudah benar. Perkembangan karakternya terus meningkat.)</li>
<li>Orang-orang kafir menyebut hal ini sebagai dongeng. Baca Kejadian 6:13-17.  Banyak orang Kristen mengangap kisah ini suatu kiasan mengenai dosa. Apakah ayat-ayat ini menjadikan cerita tersebut kedengaran seperti kiasan atau lebih menyerupai cerita sejarah? (Ini jelas-jelas merupakan suatu problema nyata yang diselesaikan secara fisik. Allah menetapkan bagaimana cara agar Nuh selamat dan memberikan petunjuk rinci sampai kepada jenis kayu yang akan digunakan dan ukuran-ukurannya secara spesifik.)
<ul>
<li>Menurut ayat 13, apa yang akan terjadi pada bumi? (Memusnahkan!, masapkonon)</li>
<li>Karena bumi masih ada, menurut saudara apa yang Allah maksudkan? (Kita tidak bisa memahami betapa hebatnya tempat yang mulanya Allah ciptakan bagi kita. Ingat, saat dosa hadir di bumi, Allah mengutuki tanah (Kejadian 3:17), menunjukkan bahwa bumi akan menjadi tidak ramah. Kini, Allah mengatakan Ia akan “membinasakan” bumi. Hal ini menyatakan bahwa bumi kini akan menjadi lebih tidak menyenangkan. Sewajarnya kita percaya bahwa kerusakan besar yang terjadi pada bumi itu disebabkan oleh air bah.)</li>
</ul>
</li>
<li>Baca Kejadian 6:18. Harapan apa yang Allah berikan dalam masa pehukuman tersebut? (Allah itu setia kepada orang yang setia kepada-Nya.)
<ul>
<li>Pasal ini tidak memuat komentar mengenai karakter istri Nuh, anak-anaknya atau menantu-menantunya. Mengapa mereka diselamatkan dari air bah? (Nampaknya hubungan mereka dengan Nuh menyelamatkan mereka, Kis 16:31 Jawab mereka: &#8220;Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.&#8221;)</li>
<li>Apakah ini suatu kebetulan, atau adakah contoh keluarga lain yang luput dari bencana karena ayah yang saleh? (Lot – 2 Petrus 2:5-8.)</li>
<li>Apakah hal ini menjadi motif lain untuk hidup saleh – bahwa kesalehan saudara dapat melindungi keluarga saudara?</li>
</ul>
</li>
</ol>
<p><strong>4. INJIL DIGAMBARKAN OLEH BAHTERA &#8211; ZAMAN NUH<br />
</strong>Menurut Saudara Cantik atau menarikkah Bahtera Nuh ?</p>
<ol>
<li><strong>Pertama, Menggambarkan Kristus sebagai sesuatu yang tidak menarik.</strong>
<ol>
<li>Bahtera Nuh tidak menarik sama sekali. Bahtera hanyalah sebuah kotak hitam raksasa yang terbuat dari kayu. Yang ditutupi oleh pakal hitam, baik dari luar maupun dari dalam. Tuhan berfirman: <em>&#8220;Buatlah bagimu sebuah bahtera dari kayu gofir; bahtera itu harus kaubuat berpetak-petak dan harus kaututup dengan pakal (rohat=perekat=ter) dari luar dan dari dalam.&#8221; (Kejadian 6:14).</em></li>
<li>Bahtera merupakan sebuah kotak jet hitam dengan petak-petak bertingkat. Panjangnya sekitar 500 kaki=150m. Lebarnya 90kaki=27m dan tingginya 60 kaki=18m. Bahtera itu dibangun hanya sekedar untuk mengapung dan bukan untuk berlayar. Bahtera itu sangat jelek, hitam, baik diluar maupun di dalam. Tidak ada sesuatu yang indah darinya. Ini merupakan gambaran dari Kristus. Alkitab berkata mengenai hal ini tentang Kristus: <em>&#8220;Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan TUHAN dan sebagai tunas dari tanah kering. Ia tidak tampan dan semaraknyapun tidak ada sehingga kita memandang dia, dan rupapun tidak, sehingga kita menginginkannya. Ia dihina dan dihindari orang,  seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan. (Yesaya 53:2-3).</em></li>
<li>Bukankah hal itu yang secara tepat dilihat oleh kebanyakan orang, ketika mereka berdiri memandang kepada bahtera di atas tanah, sebelum air bah datang? Ia tidak menarik atau megah. Mereka tidak memiliki minat terhadapnya. Dihina dan ditolak oleh orang-orang, sama seperti Yesus. Mereka memalingkan muka mereka dari bahtera, sama seperti mereka memalingkan muka mereka dari Yesus. Mereka memandang rendah terhadap bahtera dan tidak memiliki perhargaan terhadapnya. Itulah sebabnya mereka kemudian menolak untuk masuk ke dalam bahtera, sama seperti kemudian mereka menolak untuk datang kepada Kristus. &#8220;Bagaimana mungkin barang yang jelek dan aneh ini dapat menyelamatkan kita?&#8221; Itu<br />
yang telah mereka katakan. Dan hari ini banyak orang menolak untuk datang kepada Kristus dan diselamatkan karena beberapa alasan. Mereka berpikir, &#8220;Mengapa kita harus menyerahkan kehidupan kita sehari-hari dan semua kesenangan dan kesukaan kita, untuk masuk ke dalam kapal yang usang dan jelek?&#8221; Matius 24 : 37-39: &#8220;<em>Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia&#8221;<br />
</em><br />
Ini menunjukkan kepada kita bahwa mereka tidak berhenti makan dan minum dalam pesta pora mereka. Mereka tidak mau berhenti dari pesta yang mewah dan kawin mengawinkan, manusia sangat candu akan hal tersebut pada masa itu. Mengapa mereka harus mengakhiri pesta mereka, perkumpulan mereka, tarian, minuman dan &#8211; kesenangan &#8211; hanya untuk masuk ke dalam perahu hitam yang usang di mana tidak ada kesenangan di dalammnya, pikir mereka.Tetapi mereka salah tentunya. Satu-satunya tempat yang aman di dunia, di mana kesenangan dan kesukaan lenyap selama air bah hanyalah berada di dalam bahtera. Nuh dan keluarganya memiliki persekutuan yang erat saat mereka bekerja bersama dalam merawat dan memberi makan hewan-hewan selama air masih menutupi seluruh daratan Bahtera itu adalah gereja lokal di seluruh dunia selama air bah yang mengerikan. Nuh dan ke tujuh anggota keluarganya berada dalam gereja di atas dunia pada waktu itu, dan saya rasa mereka memiliki persekutuan yang indah dan penyembahan yang penuh kasih dan menikmati hal-hal yang baik dalam bahtera.</p>
<p>Kalau begitu, gereja adalah jalan bagi orang yang belum diselamatkan ? Namun pada kenyataannya, banyak orang tidak suka di gereja karena membosankan. Tidak memikat. Tidak ada minum-minuman, narkoba atau pesta-pesta sebagaimana di diskotik. Tidak bisa berjinah/selingkuh, bangunannya usang, jelek dan panas. Di sisi lain, ada orang-orang yang kerinduannya untuk tinggal di gereja sepanjang waktu (apakah Saudara ikut didalamnya?) Apa yang memikat mereka? Padahal disana tidak ada kesenangan seperti yang ditawarkan oleh dunia ini ? Apa jawaban kita, ketika ada orang bertanya mengapa harus dan betah di gereja ? Jawaban kita tentunya &#8220;gereja adalah bahtera kami. Yang menyelamatkan kami dari<br />
kesia-siaan dunia yang kesepian dimana kami tinggal. Sekarang kami tinggal di gereja lokal GKPS. Kami menjadi lebih baik, mendapatkan kebahagian dalam gereja dari apa yang pernah kami mungkin impikan sebelumnya! Mengapa harus kesepian! Pulanglah &#8211; ke gereja! Yang kelihatan jelek, dalam bangunan yang kelihatannya tidak nyaman, kami mendapatkan perlindungan dari dunia yang dingin dan sepi. Maukah kamu masuk dan menemukan sukacita dan persahabatan, dan tempat perlindungan yang kami dapatkan di gereja, rumah dari Allah yang hidup? Datanglah secara teratur ke dalam bahtera ini, gereja ini, dimana kamu akan menemukan kedamaian dan sukacita seperti yang telah kami temukan.</p>
<p>Ya bahtera merupakan tempat yang jelek, usang tetapi ia merupakan tempat sukacita, persahabatan dan kasih. Pulanglah! Masuk ke dalam bahtera yang dianggap usang, di gereja lokal bersama dengan kami. Kamu akan diselamatkan dan mengalami kegembiraan hidup bersama kami!</li>
</ol>
</li>
<li><strong>Yang kedua, bahtera menggambarkan Darah Kristus</strong>
<ul>
<li>Silahkan buka Alkitab Anda di Kejadian pasal enam ayat empat belas. Tuhan berkata kepada Nuh: &#8220;Buatlah bagimu sebuah bahtera dari kayu gofir; bahtera itu harus kaubuat berpetak-petak dan harus kaututup dengan pakal dari luar dan dari dalam&#8221; (Genesis 6:14). Seorang komentator dari golongan konservatif menerjemahkan hal itu, &#8220;dan melumurinya dengan ter luar dan dalam&#8221; (Exposition of Genesis, Baker, 1976, volume 1, p. 269). Dr. Leupold lebih lanjut memberitahukan kita tentang ruangan-ruangan dalam bahtera dan ter yang menutupinya: Kata yang digunakan untuk &#8220;sel-sel&#8221; (qinnim) juga digunakan untuk &#8220;sarang.&#8221; Konsekuensinya, beberapa ruangan diubah untuk kebutuhan beberapa jenis binatang<br />
liar…ini bukan sebuah kapal tetapi kotak binatang liar yang mengapung dengan dimensi yang cukup bagi ukuran sebuah kapal. Kapal ini secara jelas bukan untuk berlayar atau  menjelajah. Ini dibuat untuk mengapung. Ia tertutup rapat dari air dengan menempelkan &#8220;ter&#8221; (kopher) luar dan dalam (kopher) (ibid., p. 270). Dr. Leupold lebih lanjut menjelaskan bahwa kata &#8220;kaphar&#8221; berasal dari &#8220;kophe&#8221; (ibid.). &#8220;Kaphar&#8221; dalam bahasa Ibrani diterjemahkan sebagai &#8220;tebusan&#8221; di dalam Alkitab. Kata yang berasal dari &#8220;kaphar&#8221; diterjemahkan sebagai &#8220;tebusan&#8221; sebanyak tujuh kali dalam Perjanjian LamaImamat 17:11 memberikan kita arti dari kata ini. Silahkan lihat dalam Alkitab Anda &#8220;Karena nyawa makhluk ada di dalam darahnya dan Aku telah memberikan darah itu kepadamu di atas mezbah untuk mengadakan penebusan bagi nyawamu, karena darah mengadakan penebusan dengan perantaraan nyawa&#8221;</p>
<p>Waktu yang bersamaan kata &#8220;penebusan&#8221; adalah terjemahan dari &#8220;kaphar&#8221; yang artinya &#8220;ditutupi&#8221;. Darah Kristus &#8220;menutupi&#8221; dosa-dosa kita. Kita diberitahukan secara sederhana dalam Perjanjian Baru: &#8220;Berbahagialah orang yang diampuni pelanggaran-pelanggarannya, dan yang ditutupi dosa-dosanya (Roma 4:7).</p>
<p>Bahtera itu ditutupi dengan ter untuk menjaga agar terbebas dari penghukuman air bah. Ketika Anda datang kepada Kristus, Anda ditutupi oleh darahNya, dan penghakiman Tuhan tidak akan menimpa Anda. Tuhan berfirman kepada Nuh, &#8220;mari…masuklah ke dalam bahtera&#8221; (Kejadian 7:1). Ketika Nuh masuk ke dalamnya, dia dikelilingi oleh dinding yang dilapisi oleh ter. Ter merupakan tipe/symbol dari darah Kristus. Ketika Anda datang kepada Kristus, maka Anda secara nyata akan dikelilingi oleh darah Kristus dan, &#8220;dosa-dosa anda akan ditutupi&#8221; (Roma 4:7)! &#8220;…dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa&#8221; (I Yohanes 1:7).</p>
<p>Itulah sebabnya mengapa Yesus harus mati di kayu salib &#8211; sehingga darahnya dapat menghapus kesalahan dan menutupi dosa-dosa Anda: &#8220;Berbahagialah orang yang diampuni pelanggaran-pelanggarannya, dan yang ditutupi dosa-dosanya &#8221; (Roma 4:7).</li>
</ul>
</li>
<li><strong>Kesimpulan.</strong>
<ol>
<li>Semua ini merupakan simbol dan tipologi.</li>
<li>Seperti penilaian gereja mula-mula, seluruh Injil digambarkan dalam bahtera Nuh.
<ul>
<li>ia merupakan sesuatu yang jelek, tidak menarik mata atau pikiran. Sama seperti Kristus yang tidak menarik bagi manusia, dan injil tampak merupakan sebuah kebodohan.</li>
<li>Bahtera ditutupi oleh lapisan ter, di luar dan di dalam. Ini menggambarkan darah Kristus yang menutupi orang percaya, sehingga Allah tidak melihat dosa-dosanya.</li>
<li>Bahtera kandas di gunung Ararat, dan Nuh keluar dengan hidup. Ini merupakan gambaran Kristus yang keluar dari kuburan, bangkit dari kematian, pada Paskah<br />
pagi.</li>
</ul>
</li>
<li>Satu hal lagi. Bahtera bersandar pada puncak gunung. Ini merupakan sebuah gambaran dari Kristus yang naik ke Bukit Sion, Kota Allah, di langit yang ketiga. Kristus sekarang berada di surga, di sebelah kanan Allah Bapa. Datanglah kepada Kristus dan anda akan selamat. Datanglah kepada Kristus dan dosa-dosamu akan ditutupi melalui &#8220;ter&#8221; darahNya. Datanglah pada Kristus, dan Anda dapat pergi ke surga. Sama seperti Nuh yang meloloskan diri dari air bah, Anda juga akan lolos dari neraka. Anda harus datang kepada Kristus, sama seperti Nuh datang kepada Bahtera!</li>
</ol>
</li>
</ol>
<p>Lagu :<br />
1. Hal. 303 : 1 + 4<br />
2. Hal. 253 : 2 + 5<br />
3. Hal. 236 : 2 + 3<br />
4. Hal. 44 : 4 + 7 + 8 + 10</p>
<div id="st0000000001" class="st-taf"><script src="http://taf.socialtwist.com:80/taf/js/shoppr.core.js?id=0000000001"></script><img style="border:0;margin:0;padding:0;" src="http://tellafriend.socialtwist.com:80/wizard/images/tafbutton_blue16.png" onmouseout="hideHoverMap(this)" onmouseover="showHoverMap(this, '0000000001', 'http%3A%2F%2Fjesri.purba.or.id%2Fspiritual%2Fsermon%2Fkisah-nuh-penghancuran-pembaruan-kejadian-613-22.html', 'Kisah+NUH+%3A+Penghancuran+%26%23038%3B+Pembaruan+%28Kejadian+6%3A13-22%29')" onclick="cw(this, {id:'0000000001',link: 'http%3A%2F%2Fjesri.purba.or.id%2Fspiritual%2Fsermon%2Fkisah-nuh-penghancuran-pembaruan-kejadian-613-22.html', title: '+Kisah+NUH+%3A+Penghancuran+%26%23038%3B+Pembaruan+%28Kejadian+6%3A13-22%29+' })"/></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jesri.purba.or.id/spiritual/sermon/kisah-nuh-penghancuran-pembaruan-kejadian-613-22.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jesus Pendamai Manusia-Allah (1 Petrus 3 : 18 &#8211; 22)</title>
		<link>http://jesri.purba.or.id/spiritual/sermon/yesus-pendamai-manusia-allah.html</link>
		<comments>http://jesri.purba.or.id/spiritual/sermon/yesus-pendamai-manusia-allah.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Mar 2006 06:04:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jesri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sermon]]></category>
		<category><![CDATA[Allah]]></category>
		<category><![CDATA[pendamai]]></category>
		<category><![CDATA[Yesus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jesri.purba.or.id/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[1 Petrus 3 : 18 &#8211; 22 Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh, dan di dalam Roh itu juga Ia pergi memberitakan Injil kepada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><strong>1 Petrus 3 : 18 &#8211; 22 </strong>Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh, dan di dalam Roh itu juga Ia pergi memberitakan Injil kepada roh-roh yang di dalam penjara, yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu. Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan &#8212; maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah &#8212; oleh kebangkitan Yesus Kristus, yang duduk di sebelah kanan Allah, setelah Ia naik ke sorga sesudah segala malaikat, kuasa dan kekuatan ditaklukkan kepada-Nya. </p></blockquote>
<p><strong>Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita</strong></p>
<p>Persoalan manusia yang paling dasar adalah putusnya hubungannya dengan Allah. Sejak Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa dan di usir dari Taman Eden, maka putuslah hubungan Adam dam hawa serta keturunannya dengan Allah. Putusnya hungungan ini membuat manusia tersiksa di dunia ini dan di hukum dalam maut api neraka. Berbagai usaha telah diprakarsai oleh Allah untuk menyadarkan manusia supaya bertobat dan kembali ke jalan Allah, namun semuanya gagal, termasuk Proyek Raksasa Nuh yaitu membuat sebuah Bahtera, juga gagal.</p>
<p><span id="more-13"></span>Dalam hal ini, Tuhan Yesus dipadang memecahkan persoalan tersebut dalam tiga cara :</p>
<ol>
<li>Ia sebagai korban persembahan yang sempurna untuk dosa, yang memenuhi hukum taurat  (Bandingkan dengan Ibrani 9 : 11 -14) </li>
<li>Ia mengalami kematian imbalan ketidakadilan sebagai hukuman yang ditimpakan oleh hukum taurat atas orang berdosa. (2 Kor 5:21 Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah, Roma 6:23 Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita) </li>
<li>Ia menghapus penghalang antara manusia dengan Allah yang diakibatkan oleh dosa. &#8220;Karena Kristus tidak berdosa, maka penderitaanNya (kematianNya) ialah menebus dosa atau memperdamaikan&#8221;. Inilah tujuan YEsus menderita!</li>
</ol>
<p><strong>Mati Sekali</strong>, dalam bahasa aslinya Yunani <em>hapax, berarti menekankan kegenapan/ kesempuraan (tdk perlu di ualang).</em></p>
<blockquote><p>Ibrani 9:28 Begitu juga Kristus satu kali saja dipersembahkan sebagai kurban untuk menghapus dosa banyak orang. Ia akan datang lagi pada kedua kalinya, bukan untuk menyelesaikan persoalan dosa, tetapi untuk menyelamatkan orang-orang yang menantikan kedatangan-Nya</p></blockquote>
<p>Gambaran air bah merupakan kesejajaran dengan baptisan. Dalam baptisan, air melambangkan peghakiman Allah terhadap dosa dan penyelamatan untuk mencapai hidup baru. (Roma 6 : 3-4 Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya?  Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.)</p>
<p>Baptisan dipandang sebagai persatuan antara orang yang percaya dan Kristus dalam kematianNya. Dengan demikian, timbullah pemikiran yang bertentangan yaitu : Kematian yang merupakan jalan bagi Kristus untuk memikul hukuman Allah karena dosa dunia, menjadi jalan bagi orang percaya untuk masuk ke dalam hidup baru.</p>
<p>Bagiamanapun juga segala sesuatu yang dilambangkan oleh baptisan itu, diwujudkan dan dimungkinkan bila kita percaya pada kebangkitan Yesus Kristus. <strong>Markus 16:16 </strong>Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum</p>
<div id="st0000000001" class="st-taf"><script src="http://taf.socialtwist.com:80/taf/js/shoppr.core.js?id=0000000001"></script><img style="border:0;margin:0;padding:0;" src="http://tellafriend.socialtwist.com:80/wizard/images/tafbutton_blue16.png" onmouseout="hideHoverMap(this)" onmouseover="showHoverMap(this, '0000000001', 'http%3A%2F%2Fjesri.purba.or.id%2Fspiritual%2Fsermon%2Fyesus-pendamai-manusia-allah.html', 'Jesus+Pendamai+Manusia-Allah+%281+Petrus+3+%3A+18+%26%238211%3B+22%29')" onclick="cw(this, {id:'0000000001',link: 'http%3A%2F%2Fjesri.purba.or.id%2Fspiritual%2Fsermon%2Fyesus-pendamai-manusia-allah.html', title: '+Jesus+Pendamai+Manusia-Allah+%281+Petrus+3+%3A+18+%26%238211%3B+22%29+' })"/></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jesri.purba.or.id/spiritual/sermon/yesus-pendamai-manusia-allah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jaminan Pemeliharaan Tuhan (1 Petrus 5 : 6 – 11 bhs Simalungun)</title>
		<link>http://jesri.purba.or.id/spiritual/sermon/jaminan-pemeliharaan-tuhan-1-petrus-5-6-%e2%80%93-11-bhs-simalungun.html</link>
		<comments>http://jesri.purba.or.id/spiritual/sermon/jaminan-pemeliharaan-tuhan-1-petrus-5-6-%e2%80%93-11-bhs-simalungun.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 May 2005 05:47:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jesri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sermon]]></category>
		<category><![CDATA[jaminan]]></category>
		<category><![CDATA[janji]]></category>
		<category><![CDATA[kuasa]]></category>
		<category><![CDATA[pemeliharaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jesri.purba.or.id/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Parlobeini Bani jaman ni Apostel Petrus, lambin martambah-tambah do buei ni halak na porsaya bani Jesus. Lambin marjongjongan do Kuria in anjaha merab bani sab ianan. Age pe buei do parlajouan ampa sitaronon ihadapi halak Kristen bani panorang ai, tapi lang halani ai gabe sundat halak pajongjong kuria ni Tuhan. Tercatat do bani sejarah, bahwa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Parlobeini<br />
Bani jaman ni Apostel Petrus, lambin martambah-tambah do buei ni halak na porsaya bani Jesus. Lambin marjongjongan do Kuria in anjaha merab bani sab ianan. Age pe buei do parlajouan ampa sitaronon ihadapi halak Kristen bani panorang ai, tapi lang halani ai gabe sundat halak pajongjong kuria ni Tuhan. Tercatat do bani sejarah, bahwa pamarentah pe sanggah panorang ai marusaha do mangambati ha-Kristenon, tarlobih sanggah zaman ni Kesar Nero, tapi lambin iambati, lambin berkembang do kuria in.<br />
Domu hubani situasi ai, itongos apostel Petrus do suratni hubani kuria na merap in (1 Petrus 1,1), tarlobih bani sidea na baru gabe Kristen.</p>
<p><span id="more-6"></span>Ambilanta borngin on, aima salah sada surat ni Apostel Petrus, na boi ibagi hita ibagas 3 bagian aima :<br />
1. Ayat 6 – 7, Jaminan Pemeliharaan Tuhan<br />
2. Ayat 8 – 9, Tantangan/pergumulan ni halak na porsaya<br />
3. Ayat 10-11, Janji Tuhan dan Kuasa Tuhan</p>
<p>1. Ayat 6 – 7, Jaminan Pemeliharaan Tuhan<br />
a. Rendahkan diri di hadapan Tuhan  artinya :<br />
• Menyadari bahwa kita tidak dapat berbuat apa-apa<br />
• Mengakui bahwa Allah-lah yang berkarya dalam hidup kita<br />
• Kita semakin kecil dan Allah semakin besar, sehingga karya Allah semakin nyata di dalam hidup kita.<br />
• Lukas 14:11 Ai sagala na pagijang dirini, patoruhon do, tapi na patoruh dirini, sipagijangon do (Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.)<br />
b. Ompashon haganupan holsohmu, Serahkanlah kekhawatiranmu. Kekhawatiran dapat berupa kekhawatiran dalam hidup. Gempa, pergumulan RT, keuangan, anak2, dlsb.<br />
a. Holsohni uhur<br />
i. urah do sogop bani haganup jolma<br />
ii. Holsoh berpotensi parseda pribadi ni jolma<br />
iii. Boi do “membunuh” kreativitas pakon haporsayaon<br />
b. Ompashon, berarti semua tidak sebagian<br />
c. Ompashon bani Tuhan<br />
i. Tuhanlah yang memelihara<br />
ii. Tangan Tuhan kuat<br />
iii. Pertolongan Tuhan akan datang tepat pada waktunya<br />
d. Bagaimana caranya ?Fil 4 : 6-7 Ulang ma haru uhurnasiam pasal atap aha pe, tapi pabotohkon nasiam ma pangindoannasiam bani Naibata marhasoman tonggo, elek-elek ampa tarima kasih. Anjaha damei ni Naibata, na mangatasi haganup paruhuron, in ma manramothon uhur ampa pingkirannasiam ibagas Kristus Jesus! (Joh. 14:27; Kol. 3:15. (Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.)<br />
i. Ompashon  ? aktif, kita bekerja/ber “action”<br />
ii. Berdoa (pabotohkon), memang ibotoh do?praktik/aplikasi merendahkan diri.<br />
iii. Ada permohonan<br />
iv. Ada penyerahan diri<br />
v. Ada ketaatan sehingga kecemasan dan kehawatiran / holsoh akan terusir<br />
vi. Karunia Allah yaitu damai sejahtera akan masuk dan bertindak sebagai pengawal yang menjaga uhur pakon pikiran/haporsayaon halak na porsayasa, ase lang boi be italuhon ketakutan/holsoh.<br />
e. Sifat Pertolongan Tuhan adalah terus menerus. Sewaktu bergumul/ holsohan, ingat hita berkat ni Tuhan na dob ijalo hita bani panorang na lewat (berkat tuhan mari hitunglah).</p>
<p>Ayat 8 – 9, Tantangan/pergumulan ni halak na porsaya<br />
Isadarhon apostel ai do homa hita pasal keberadaan ni mussuh ni haporsayaonta, ai ma sibolis in (ay. 8).<br />
a. Sifatni musuhta<br />
i. Totap do munsuhta in aktif/ ai mawat-awat do ia<br />
ii. usih songon Singa panoroh na sai totap mangindahi korbanni. Munsuh in, ai ma Sibolis in, domma dong humbani nabasaia (1 Musa 3: 1, 4, 5).<br />
b. Tujuan ni :<br />
i. Iparseda do hubunganta pakon Naibata,<br />
ii. Parseda haporsayaon ampa tenger ni uhurta huBani.<br />
iii. Nolih atap buah ni horja ni Sibolis ai tangkas do banta, gabe ransah do hita bani hata ni Tuhan in. Ujungni, hamateian do rupei ni hajolmaon (Rom 6: 23). <br />
iv. Ia do homa na gabe sumber/bona ni hamarsikon ampa sitaronon bani ganup jolma, age halak na porsaya,<br />
v. anjaha ipatubuh do holsoh banta. Ilajou do haporsayaonta hubani Tuhan in, anjaha anggo tarbahen ase maseda lanjar magou namin hita.<br />
vi. Munsuh utama do Sibolis in bani na porsaya i sab dunia on, anjaha ganup do manaron bahenonni (ay. 9b).</p>
<p>c. Mangimbang sibolis : 1 Tes 5:6 Ase ulang ma hita tarpodom songon halak na legan, tapi puho ma hita anjaha torang maruhur, Tapi, halani humbani na siang hita, torang ma uhurta, anjaha pakei hita ma baju bosi haporsayaon ampa haholongan ampa tangkuluk pangarapan bani haluahon. (Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar, Tetapi kita, yang adalah orang-orang siang, baiklah kita sadar, berbajuzirahkan iman dan kasih, dan berketopongkan pengharapan keselamatan.)<br />
i. Melawan dengan aktif<br />
ii. Pakaian iman dan kasih (haporsayaon na tough)<br />
iii. Memiliki pengharapan yang teguh (apa yang dicapai kalau mau mangimbang sibolis, apa resiko kalau mau besekongkol dengan sibolis).</p>
<p>Domu hujin, iojur do hita ase totap homa gopas “mangimbang” Sibolis in, marhitei “haporsayaon na toguh”. Toguh ni haporsayaon hubani Tuhan in do hansa na boi pamintop ampa manaluhon gogoh ni Sibolis in. In do sinjata ni si Job, mambahen lang tarkahua Sibolis ia; ai age pe manaron ia tapi seng sompat magou. Age si Petrus, si Paulus, si Johannes ampa buei halak Kristen na legan nari pe, toguh ni haporsayaon in do sinjata ni sidea mandampakkon ganup na masa in. Tarbarita do kesaksian ni si Paulus pasal in, nini do : “Ganup do tarhorjahon ahu, marhitei Ia na margogohi ahu” (Pil 4,3). Sonai si Petrus nini do i lobei ni Harungguan Bolon na mangadilisi, “Maningon balosan do diri bani Naibata, ase bani jolma” (Lah. 5: 29). Ai lang ratah ope homa idingat hita hata ni Jesus na mangkatahon bahwa “dolog batu pe mosor do behenota asal ma dong banta haporsayaon ?” (Mat. 17: 20; Luk.17: 6).</p>
<p>Ayat 10-11, Janji Tuhan dan Kuasa Tuhan<br />
a. Naibata paridop ni uhur/Allah sumber kasih karunia.<br />
i. Ibagas horja pakon goluh ta sehari-hari, atap aha pe horjanta, parjualan, guru, bisnis na legan, ipindo Naibata  ase tong-tong hita ibagas na taat, jujur pakon markhorjahon harosuhni. Tontu on sulit tumangdo tene. Buei do resiko na i hadapi hita laho anggo taat hita hubani naibata.<br />
ii. Allah juga merupakan Allah yang memelihara (mansarihon) hita ibagas haganupan kesukaran, holsoh ase boi hita selamat das hubani Tujuan.<br />
iii. Roma 8:28 Ai ibotoh hita do, haganup do manumpak hubani na ma-dear bani sagala na marholong ni uhur bani Naibata, na nidiloni humbani sura-surani hinan. ( Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.)<br />
iv. melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan<br />
v. Penderitaan hanya sementara disbanding dengan Sukacita sudah di dunia.<br />
b. Bani ma hagogohon ronsi sadokah ni dokahni, artini Gogoh atap kuasa ada pada Allah. Dan Allah sungguh-sungguh akan menggunakan Kuasa yang ada padaNya, sehingga oleh Kuasa itu kita yang taat kepadanya akan ditolong dalam menempuh kesukaran dan holsoh ni goluh.</p>
<p>Rom 11:36 Ai hum-Bani, marhiteihon-Si anjaha hu-Bani do haganupan in. Bani ma hasangapon sadokah ni dokah ni Amen! (Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!)</p>
<p> </p>
<p> <br />
Partonggoan Sektor 2, 4 Mei 2005<br />
Ambilan : 1 Petrus 5 : 6 – 11</p>
<p>Doding:<br />
1. Hal 204 : 1,5,7<br />
2.Hal 307 : 1 + 2<br />
3.Hal 310 : 1+3<br />
4.Hal 459 : 1 – 3</p>
<div id="st0000000001" class="st-taf"><script src="http://taf.socialtwist.com:80/taf/js/shoppr.core.js?id=0000000001"></script><img style="border:0;margin:0;padding:0;" src="http://tellafriend.socialtwist.com:80/wizard/images/tafbutton_blue16.png" onmouseout="hideHoverMap(this)" onmouseover="showHoverMap(this, '0000000001', 'http%3A%2F%2Fjesri.purba.or.id%2Fspiritual%2Fsermon%2Fjaminan-pemeliharaan-tuhan-1-petrus-5-6-%25e2%2580%2593-11-bhs-simalungun.html', 'Jaminan+Pemeliharaan+Tuhan+%281+Petrus+5+%3A+6+%E2%80%93+11+bhs+Simalungun%29')" onclick="cw(this, {id:'0000000001',link: 'http%3A%2F%2Fjesri.purba.or.id%2Fspiritual%2Fsermon%2Fjaminan-pemeliharaan-tuhan-1-petrus-5-6-%25e2%2580%2593-11-bhs-simalungun.html', title: '+Jaminan+Pemeliharaan+Tuhan+%281+Petrus+5+%3A+6+%E2%80%93+11+bhs+Simalungun%29+' })"/></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jesri.purba.or.id/spiritual/sermon/jaminan-pemeliharaan-tuhan-1-petrus-5-6-%e2%80%93-11-bhs-simalungun.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
